Tampilkan postingan dengan label FASHION INFORMATIONS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FASHION INFORMATIONS. Tampilkan semua postingan

How to Keep and Clean Cheongsam / Qi Pao

                General care:

High quality Qipao / Cheongsam are made of good, but sensitive fabrics. Therefore you generally should be careful when you wear a Qipao / Cheongsam. Stains can be difficult to remove and thats why you should try to avoid them. You also should avoid fabric coming in contact with rough or sharp objects, which can hook the fine weave and cause dulling or frayed threads. Rolling up sleaves of Asian dresses can cause creasing / stretching.


Laundry / cleaning / iron:
Most Qipao / Cheongsam should be hand-washed or dry cleaned. In general dry cleaning is recommended, since laundering detergent and dyes in other clothes may affect fabric adversely. When washing Chinese dresses, always avoid strong detergents and gently wash by hand if possible. Chlorine bleach should never be used.

Ironing is fine regardless of fabric, but you should put a white damp cloth between the iron and the dress to avoid softening and color change. And if you dirty your Qipao / Cheongsam with incaution, you can cover the blot with a piece of moist cloth and then iron. The cloth can absorb some dust.

After washing and/or ironing, hang it (preferably in a well-ventilated area) to cool and dry fully before storing. Also fabric can be allowed to dry on a white towel.


Silk:
Gently hand-wash with neutral detergent. Hang to dry where it is not too hot. Avoid to hang it under the sun. It is best to iron when almost dry, using a white cloth under the iron. You can use higher heat, but you should avoid squirting water on fabric (may leave water marks).


Brocade satin:
Should be dry cleaned - not washed in water or washing machine. If it is a bright-coloured fabric, the ironing temperature should be lowered moderately.


Stowing:
Qipao / Cheongsam should be hung on wide hanger and not folded while storing. So if you want to stow your China dress for long, make sure that it is hung up by the clothes rack, especially, the shoulder is crutched properly.

Mothballs may be a good idea, but avoid the campher variety, which can cause yellowing of lighter fabrics.

MOTIF KAIN CHEONGSAM

Makna dari motif kain CHEONGSAM / QIPAO :

• Peony
Selama lebih dari 5000 tahun, motif bunga peony umum dikenakan wanita China. Bunga yang juga menjadi bunga nasional bangsa China ini memiliki simbol kekayaan dan kesejahteraan

• Teratai
Dalam tradisi China, bunga teratai merupakan lambang pengorbanan yang sakral. Pada masyarakat Tibet, teratai mencerminkan kecantikan yang suci.

• Bunga krisan
Bagi masyarakat china, bunga krisan adalah perlambang panjang umur.

• Ikan
Ikan juga merupakan lambang kesejahteraan.

• Burung
Motif burung adalah lambang kecantikan dan kemurnian. Namun motif burung tertentu melambangkan kelas sosial pemakainya. Burung phoenix misalnya, hanya bisa dikenakan oleh keluarga inti kerajaan. Misalnya permaisuri dan putri kaisar. Motif burung merak bisa dikenakan wanita bangsawan tingkat dua, sedangkan motif bebek mandarin bisa dikenakan kelas sosial berikutnya.

Jenis Kain Jeans

Jenis-Jenis Kain Jeans 

Kain Jeans sering di sebut juga kain denim, berikut merupakan jenis – jenis kain jeans (denim)
a.      
      1. Dry Denim ( Raw denim )
Dry Denim ( kain jeans kering ) adalah jenis kain jeans yang sebelum proses pewarnaan  kain jeans tidak melalui proses pencucian kain terlebih dahulu. Pada dasarnya tak ada perbedaan antara denim yang sebelum masuk ke proses pewarnaan yang melalui pencucian dan yang tidak melalui pencucian, yang membedakannya adalaha jenis kain jeans ini lebih kaku di bandingkan jenis kain jeans yang lainnya, dan yang lebih unik lagi jenis kain jeans ini adalah warna kain akan memudar sesuai dengan lama waktu pemakainnya.
b.      
       2. PREWASH Denim ( kain jeans prewash )
Jenis jeans ini berbeda dengan kain jeans dry denim, dengan kata lain jenis denim ini mengalami pencucian terlebih dahulu sebelum masuk proses pewarnaan kain jeans, oleh karena itu jenis kain jeans ini memiliki sifat kain cendrung lebih lentur di bandingkan dengan jenis kain jeas dry denim. Tek hanya itu memudarnya jenis kain ini di bagian tertentu sesuai dengan desain yang sudah di buat.
c.   
       3. BLACK COATED Denim
Black Coated denim merupakan jenis kain jeans yang di dalam kainnya mengandung bahan acrylic, bahan ini memiliki sifat mengawetka kain jeans agar lebih lama di gunakan oleh konsumen, kemudian kain jeans ini jika terkena gesekan maka akan membuat efek mengkilap pada kain jeans.
d.   
      4. SELVAGE/SELVEDGE Denim
Selvage meupakan jenis kain jeans yang tergolong jenis unggul di bandingkan dengan jenis kain jeans yang lainnya, selvage itu sendiri berasal dari kata self-edge yang memiliki arti membentuk ijing sendiri. Hasil tenunan dari jenis kain jeans ini lebih rapat dan lebih berat, hasil juga terlihat  lebih rapi.

1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com
1. Raw Jeans dari bahan denim tidak mengalami proses treatment, yaitu pemberian efek atau pencucian setelah pewarnaan. Dengan begitu akan menghasilkan bahan yang polos dan sleek, tanpa efek pudar atau garis-garis di bagian tertentu. 2. Selvage Masih tergolong tipe raw denim, namun versi premiumnya. Namun, lebih berkualitas karena dikerjakan menggunakan mesin tenun khusus yang menciptakan bahan dengan tenunan benang yang lebih rapat dan kuat. Pada umumnya, selvage denim lebih mahal dibandingkan raw denim. 3. Stone wash Proses pencucian denim menggunakan bebatuan besar untuk membuat bahan jadi lebih kasar. Bahan ditempatkan secara horizontal ke mesin cuci industrial yang di dalamnya lalu diisi batu-batu besar. Saat mesin berputar, bahan denim ditumbuk dan dihantam berulang-ulang oleh batu-batu tersebut sehingga menghasilkan efek pudar. Namun saat ini, efek stone wash bisa lebih mudah diperoleh dengan menggunakan bahan kimia atau jamur trichoderma. 4. Acid wash Bahan denim yang dicuci menggunakan batu apung dan chlorin hingga warnanya memudar dan hampir memutih. Proses ini ditemukan di Italia oleh perusahaan jeans Rifle. Pertama kali populer pada tahun 80-an. Sempat tenggelam dan populer kembali di kalangang remaja pada tahun 2000-an. 5. Whiskers Efek ini akan didapat setelah pemakaian jeans dalam waktu yang cukup lama, hingga bertahun-tahun. Ditandai dengan guratan-guratan putih di bagian kantong celana atas. Kini berkat bantuan teknologi, efek ini bisa didapat menggunakan bahan kimia dan alat bantu sehingga lebih berkualitas. 6. Combs Efek ini dikenal juga dengan sebutan “Honey Combs” yaitu efek pudar berbentuk garis-garis yang menyerupai coretan putih yang terdapat di belakang lutut. 7. Stacks Saat mengenakan jeans yang panjangnya beberapa inci melebihi panjang kaki, biasanya akan terbentuk kerutan-kerutan di bagian bawahnya. Kerutan tersebut lama-kelamaan akan memudar di sekitar tumit dan betis jeans. Efek ini juga bisa didapatkan secara alami yaitu dengan pemakaian bertahun-tahun atau menggunakan bahan kimia.

Read more at: http://ciricara.com/2012/11/20/7-jenis-jeans-berdasarkan-teknik-pencucian-dan-efek-yang-dihasilkan/
Copyright © CiriCara.com

IMPORT FABRIC INFORMATION

Clothing Material Import: 

Denim 
We know him as a jeans, with dark colors tend (black and dark blue). The material is quite heavy and thick but comfortable. Jeans are not left feeling very hot so the interest many people. The model also vary, and the excess if the color is outdated, can be colored again. In addition to underwear, many women use clothing denim fabric. 

Silk 
This type of fabric is a kind of natural fabric made from silk cocoons. The cocoon advance through several processes, up into yarn and cloth fabric. Silk is known to have a high price to offer special comfort. Silk is very soft and comfortable, but that he also shiny and elegant impression. 

Cashmere 
Unlike the wool fabric, cashmere name is actually taken from the name of the highlands of Kashmir in India. There are many goats that contribute to the beauty of fur fabric on this one. Basically the color black, brown and white, but with through some process, this time the color is more diverse. Cashmere is known comes from Mongolia and China, these materials are generally used as knitted ladies dress very pretty and give warmth. 

Lightweight wool and woolFabrics 
made of wool fleece is processed.  The material is quite heavy, warm and smooth. This material is commonly used ladies clothes such as jackets, coats, sweaters or scarves. While lightweight wool, as the name suggests, is a lighter wool, but still warm. 

Leather and Suede
Basically like fabric, this leather is made of original materials (crocodile leather, buffalo leather, cow leather, leather frog, snake skin, etc.) and there is a synthetic (man-made). But basically all leather requires special care, such as storing in a place not too moist so as not moldy, keeping the humidity of materials that do not break the skin and does not hang directly in the sun. This material is a microfiber synthetic material typically used for sports clothes. In general, embedded in the skin, but very comfortable. Those who surf or dive with lycra to keep your body safe

INFORMASI BAHAN PAKAIAN IMPORT

Bahan Pakaian Import :

Denim
Kita mengenalnya sebagai bahan jeans, dengan warna cenderung pekat (hitam dan biru tua).

Sutra
Jenis kain ini merupakan jenis kain alami yang terbuat dari kepompong ulat sutra. Sutra sangat lembut dan nyaman, selain itu ia juga mengkilap dan terkesan elegan.

Cashmere
Berbeda dengan kain wol, nama cashmere sebenarnya diambil dari nama dataran tinggi Kashmir di India. Di sana banyak terdapat kambing-kambing yang menyumbangkan bulu indahnya untuk bahan kain yang satu ini. Warna dasarnya hitam, cokelat dan putih, namun dengan melalui beberapa proses, saat ini warnanya lebih beragam. Cashmere yang terkenal berasal dari Mongolia dan China, bahan tersebut pada umumnya dijadikan baju wanita rajutan yang sangat cantik dan memberikan kehangatan.

Wool dan Lightweight wool
Kain wol terbuat dari bulu domba yang diolah. Bahannya cukup berat, hangat dan halus. Bahan ini biasa digunakan baju wanita seperti jaket, mantel, sweater atau syal. Sedangkan lightweight wool, seperti namanya, merupakan wool yang lebih ringan, namun tetap hangat.

Leather dan Suede
Seperti kain pada dasarnya, bahan kulit ini ada yang terbuat dari bahan asli (kulit buaya, kulit kerbau, kulit sapi, kulit katak, kulit ular, dan lain sebagainya) serta ada yang sintetis (buatan). Namun pada dasarnya semua bahan kulit ini membutuhkan perawatan khusus, seperti menyimpan di tempat yang tidak terlalu lembab agar tidak berjamur, menjaga kelembaban bahan agar kulit tidak pecah serta tidak menjemur langsung di bawah sinar matahari. Bahan ini merupakan microfiber sintetis yang biasanya dipergunakan untuk bahan baju olahraga. Pada umumnya melekat erat di kulit, namun sangat nyaman. Mereka yang berselancar atau menyelam menggunakan bahan lycra agar tubuh tetap aman

FABRIC INFORMATION

Information type of fabric used clothes online: 
1.Cotton (in Indonesian called "cotton") 
Cotton or better known as the T-shirt material is usually divided into two parts, namely cotton combed and carded cotton.Combed Cotton-Finer fibersMore lemes-type fabric and coolCotton Carded-Fiber rougher-Fabric material is stiffer than combed 
2.Spandex 
Basic materials typically have elastic spandex / strecth very high, rub resistance, as well as belonging to the synthetic fiber materials, commonly used for Muslim clothing or women's dress 
3.Lycra
Lycra is the same as the material spandex, lycra name itself is actually just a mixture of substances for clothing, usually combined with lycra material will have a more glossy front layer, in addition to the neatness of the clothes will last much longer, are generally used for women's maxi or overalls 
4.Higet/Hijet 
This material is included in the category of apparently similar to lycra spandex, has a high level of elastic, more severe than ordinary spandex material, has a shiny outer layer, and does not easily absorb sweat like ordinary spandex, these materials are generally used for Jersey (shirt ball) 
5.Kain PE (Poly Ester) 
Material Poly Ester apparently similar to cotton (t-shirt) but with lower quality, the material is usually somewhat not as cool material combed / carded, and this fabric is usually more rigid and harder 
6.DenimSurely 
we all already know this material, these materials are generally used for jeans, denim material itself is divided into several categories: soft, hard and others. 
7.Baby Tray / Baby TerryThis 
material is similar to the shirt, but much thicker, usually slightly hairy. This material is generally used for sweater / jumper, but lately more used to women blazer 
8.Chiffon/Sifon 
Chiffon is a fabric made of cotton / silk / synthetic fibers, this material is generally very thin, lightweight and translucent, but when combined with other ingredients it uses this material clothes will look very elegant. 
9.Katun RayonCotton 
rayon material is a mixture between cotton (cotton) and rayon viscosa wood-based, these materials are generally used for shirts. 
10.Twistcone 
This material is generally quite similar to Chiffon material (siffon), but twistcone heavier and thicker than chiffon and opaque materials like chiffon 
11.Dril
lDrill species composition usually have more cotton and less polyester, so it is more comfort in use. 
12.Paragon 
Kind of soft cloth material used as kapas.Umumnya Clothes Basket-making.

INFORMASI JENIS KAIN

Informasi jenis kain yang digunakan baju online  :

1.Cotton (dalam bahasa indonesia disebut "kapas")
Bahan cotton atau yang lebih dikenal sebagai bahan kaos biasanya terbagi menjadi 2 bagian , yaitu cotton combed dan cotton carded.

Cotton Combed
-Serat lebih halus
-Jenis kainnya lebih lemes dan adem

Cotton Carded
-Serat lebih kasar
-Bahan kainnya lebih kaku daripada combed 

2.Spandex
Bahan dasar spandex biasanya memiliki tingkat elastis/strecth yang sangat tinggi, tahan gosokan, serta tergolong dalam bahan serat sintetis, umumnya digunakan untuk busana muslim atau dress wanita

3.Lycra
Lycra adalah sama dengan bahan spandex, nama lycra sendiri sebetulnya hanya berupa zat campuran untuk pakaian, umumnya bahan yang dipadukan dengan lycra akan memiliki lapisan depan yang lebih mengkilap, selain itu kerapihan pada pakaian akan bertahan jauh lebih lama, umumnya digunakan untuk maxi atau terusan wanita

4.Higet/Hijet
Bahan ini termasuk dalam kategori spandek rupanya mirip dengan lycra, memiliki tingkat elastis yang tinggi, lebih berat dari bahan spandex biasa, memiliki lapisan luar yang mengkilap, dan tidak mudah menyerap keringat layaknya spandek biasa, umumnya bahan ini digunakan untuk Jersey (Baju bola)

5.Kain PE (Poly Ester)
Bahan Poly Ester rupanya mirip dengan bahan cotton(kaos) namun dengan kualitas yang lebih rendah, biasanya bahan ini agak tidak se-adem bahan combed/carded, dan biasanya bahan kain ini lebih kaku dan keras 

6.Denim
Tentunya kita semua sudah tahu bahan ini, bahan ini umumnya digunakan untuk celana jeans, bahan denim sendiri dibagi dalam beberapa kategori yaitu soft, hard dan lain-lain.

7.Baby Tray/Baby Terry
Bahan ini mirip dengan kaos, namun jauh lebih tebal, umumnya sedikit berbulu. Bahan ini umumnya digunakan untuk sweater/jumper, namun belakangan ini lebih banyak digunakan untuk blazer wanita

8.Chiffon/Sifon
Sifon adalah bahan kain yang terbuat dari kapas/sutra/serat sintetis , bahan ini umumnya sangat tipis, ringan dan tembus pandang, namun apabila dipadukan dengan bahan lainnya maka pakaian yang menggunakan bahan ini akan terlihat sangat elegan.

9.Katun Rayon
Bahan Katun rayon merupakan bahan campuran antara cotton(kapas) dan rayon viscosa yang berbahan dasar kayu, bahan ini umumnya digunakan untuk kemeja.

10.Twistcone
Bahan ini umumnya hampir serupa dengan bahan Chiffon(siffon) , namun twistcone lebih berat dan lebih tebal dari bahan sifon, serta tidak tembus pandang layaknya bahan sifon

11.Drill
Biasanya jenis Drill mempunyai komposisi bahan cotton lebih banyak dan lebih sedikit polyester, sehingga lebih comfort di pakai.

12.Paragon
Jenis kain yang halus seperti kapas.Umumnya digunakan bahan pembuatan Baju Basket.


Total Tayangan Halaman

Labels

  • FASHION INFORMATIONS (7)

Followers

About